Terapkan Sistem Rotasi, Nadiem Makarim Targetkan Semua Sekolah Lakukan Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru

3 Maret 2021, 21:26 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim /instagram @nadiemmakarim/

MEDIA BLITAR - Setahun sudah pandemi Covid-19 terjadi di Tanah Air. Pandemi corona ini mempengaruhi berbagai bidang di lingkungan masyarakat.

Mulai dari bidang kesehatan, politik, ekonomi hingga pendidikan terkena dampak akibat penyebaran virus Corona yang tak kunjung usai.

Di bidang pendidikan sendiri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD) Nadiem Anwar Makarim sudah membuat terobosan baru di tahun 2021 ini.

Dilansir dari ANTARA, Nadiem mengungkapkan bahwa dirinya menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap mua mulai Juli 2021.

Baca Juga: Gurih dan Krispi, Resep Mudah Bikin Chicken Nugget Ala McD. Yuk Cobain.

"Target kami hingga akhir Juni, vaksinasi Covid-19 bagi lima juta pendidik dan tenaga pendidik selesai sehingga pada tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada minggu kedua dan ketiga bulan Juli, pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka," papar Nadiem dalam dialog 'Mendedar Kuota Belajar' di Jakarta.

Rencananya sistem pembelajaran tatap muka tahun ini dilakukan dengan sistem rotasi, sekitar 50 persen siswa yang masuk dan sisanya melakukan pembelajaran daring.

Nadiem juga menjelaskan bahwa pengelolaan dana BOS pun masih bersifat fleksibel. Dana BOS ini dapat digunakan untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka.

"Jadi dana BOS bisa digunakan untuk memenuhi daftar periksa pembelajaran tatapi muka. Sekarang harus sudah dimulai, ketika vaksinasi sudah bergulir pasti sekolah didorong untuk membuka sekolah," paparnya.

Baca Juga: Manchester City Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris

Tak hanya itu, mantan bos Gojek ini pun akan memberikan bantuan kuota internet 2021 untuk membantu pendidikan jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19.

Masih melansir dari ANTARA, Nadiem mengungkapan pemerintah masih akan melanjutkan kebijakan bantuan kuota internet.

Ada perbedaan dalam besaran jumlah kuota berdasarkan guru, siswa maupun orang tau siswa.

Berikut pembagiannya.

1. Untuk peserta didik PAUD mendapatkan bantuan kuota sebesar 7 GB

Baca Juga: Aston Villa Ingin Perpanjang Tren Positif Ketika Melawan Sheffield United

2. Untuk peserta didik SD, SMP, SMA akan mendapatkan besaran kuota 10 GB/ bulan.

3. Untuk guru PAUD, SD, SMP, SMA mendapatkan bantuan kuota 12 GB

4. Untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan kuota 15 GB per bulan.

Lebih lanjut Nadiem menjelaskan keseluruhan kuota dapat mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali yang laman yang diblokir oleh Kemenkominfo. ***

Editor: Riana

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler