Massa Pendukung Habib Rizieq Shihab Langgar Prokes di PN Jakarta Timur, Polisi Bubarkan Paksa!

- 27 Maret 2021, 07:43 WIB
Habib Rizieq Shihab.
Habib Rizieq Shihab. /Antara//Antara

MEDIA BLITAR – Tidak ingin melanggar protokol Kesehatan, pihak Kepolisian terpaksa membubarkan massa pendukung Habib Rizieq Shihab.

Bukan tanpa sebab, terdapat sejumlah orang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diduga telah melanggar protokol Kesehatan.

Dikutip Media Bltar.com dari Pikiran-Rakyat.com Sabtu, 27 Maret 2021, masa pendukung Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga: RESMI! Pemerintah Melalui Menko PMK Muhadjir Effendy Umukan Larangan Mudik Lebaran Tahun 2021

Baca Juga: Terkait Larangan Mudik Lebaran 2021, Dr. Tirta: Pelaksanaan Di Lapangan Sangat Sangat Susah

Massa tersebut datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur guna menyuarakan dukungan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI).

Alih-alih ingin mendukung sosok Habib Rizieq Shihab, massa pendukung tersebut malah didatangi pihak Kepolisian lantaran telah melanggar prokes.

Namun, massa pendukung Habib Rizieq Shihab seperti mengabaikan protokol Kesehatan dan enggan membubarkan diri.

Baca Juga: Diskon Hingga 90% PLUS Voucher, Belanjaan Kamu Jadi Lebih Murah Lagi di Shopee Murah Lebay!

“Jangan berkerumun, siding dilaksanankan offline, tidak usah datang ke pengadilan,” ungkap salah seorang kepolisian dari dalam kedaraan dengan alat pengeras suara.

Melihat masssa di depan Pengadilan Negeri yang tak kunjung membubarkan diri, terpaksa pihak kepolisian turun tangan langsung.

Hingga pada akhirnya pihak Kepolisian mendorong massa tersebut lantaran sudah mengabaikan perintahnya.

Namun, terdapat dua orang pendukung pimpinan FPI ini yang ditangkap petugas lantaran diduga sebagai pelopor.

Baca Juga: Banyak Terkendala, Wapres Ingin Indonesia Lebih Mandiri Dalam Bidang Kesehatan

Satu orang diangkut menggunakan truk Polisi dan satunya lagi dibawa ke dalam Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Adapun kini massa pendukung Habib Rizieq Shihab sudah membubarkan diri, namun masih ada saja orang yang berkeliaran berada di sekitar Pengadilan Negeri.***

Editor: Nur Yasin

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah