Babak Akhir Keputusan Kepolisian, Terkait Kasus Narkoba Yang Menjerat Model Cantik Catherine Wilson

- 29 Juli 2020, 21:34 WIB
Aktris Catherine Wilson dihadirkan saat Polda Metro Jaya menggelar perkara kasus penyalahgunaan narkoba di Direktorat Reserse Narkoba pada Sabtu, 18 Juli 2020. /PMJ News

MEDIA BLITAR - Kelanjutan perkembangan kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Aktris cantik Catherine Wilson, menemukan kesimpulan akhir.

Polisi sudah melakukan pendalaman terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Dari hasil penyelidikan tersebut, Catherine Wilson dipastikan akan menjalani proses rehabilitasi.

Seperti diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, bahwa proses rehabilitasi itu dilakukan usai Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) mengabulkan permohonan rehabilitasi yang diajukan Catherine.

Baca Juga: Praktisi Hukum Sebut Ada Yang Janggal Dengan Kematian Yodi Prabowo, Polisi : Untuk Apa Berbohong?

"Hari ini kita baru saja informasi dari teman teman narkoba yang sudah mengecek langsung asesmen CW, sekarang ini CW dititipkan ke tempat rehab," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya sebagaimana dikutip MEDIA BLITAR dari rri.co.id, Rabu 29 Juli 2020.

Namun Yusri menegaskan, walaupun menjalani rehabilitasi, dirinya memastikan proses hukum terhadap Catherine akan terus berjalan.

"Jadi dilakukan rehabilitasi ke yang bersangkutan (CW, red) tetapi proses kasusnya masih berjalan," bebernya.

Baca Juga: Artis VS Ditangkap Terkait Dugaan Prostitusi di Lampung, Vitalia Shesya Bantah Tudingan Netizen

Sebagaimana diketahui, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap selebritas CW atas dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Saat ditangkap dikediamannya di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan Jumat (17/07/2020) lalu, sekitar pukul 10.00 WIB, polisi mendapati dua paket narkoba jenis sabu seberat 0.66 gram dan 0.43 gram.**

Halaman:

Editor: Tim Media Blitar

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X