Perbandingan Harga Tes PCR Indonesia dan India Usai Diturunkan Jokowi, Netizen: Makan Aja Susah Pak

16 Agustus 2021, 14:52 WIB
Presiden Joko Widodo saat beri keterangan pers tentang harga PCR,/ YouTube Sekretariat Presiden /

            

MEDIA BLITAR– Pada hari Minggu 15 Agustus 2021, presiden Jokowi telah meminta ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menurunkan harga tes PCR yang sebelumnya di angka Rp900 ribu menjadi di kisaran angka 450-550 ribu.

Pernyataan presiden Jokowi disampaikan saat memberikan keterangan pers tentang harga PCR di akun YouTube Sekretariat Presiden.

"Saya telah berbicara dengan Menteri Kesehatan terkait dengan hal ini dan meminta agar tes PCR berada di kisaran harga Rp450 ribu sampai dengan Rp550 ribu," ujar Jokowi dalam keterangan pers seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 15 Agustus 2021.

Baca Juga: Jokowi Tegas! Minta Biaya Tes PCR Dirombak Maksimal Rp550 Ribu, Ternyata ini Alasannya

Selain meminta penurunan harga tes PCR, presiden Jokowi juga meminta agar hasil tes PCR nantinya dapat keluar lebih cepat dalam jangka waktu maksimal 1x24 jam.

"Kemudian, saya meminta tes PCR dapat diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1x24 jam," tambah presiden Jokowi.

Menurut mantan gubernur DKI Jakarta tersebut, menurunkan harga tes PCR menjadi salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dari sisi tracing dan testing.

Namun meski presiden Jokowi telah memberi perintah menurunkan harga tes PCR di tanah air, ternyata harga tes PCR antara Indonesia dan India memiliki perbandingan harga yang lumayan signifikan.

Baca Juga: Jokowi Minta Harga PCR Turun dan Hasil Dipercepat Menjadi 1x24 Jam, Berikut Tarif Barunya!

Hal tersebut jugalah yang sebelumnya membuat banyak para netizen yang membicarakan dan membandingkan tentang harga tes PCR antara Indonesia dan India.

Menurut informasi, harga tes PCR di negara India sebelumnya sempat berada di harga 800 rupee atau setara Rp150 ribu dan kini telah diturunkan menjadi 500 rupee atau menjadi di kisaran Rp96 ribu.

Sedangkan harga tes PCR di Indonesia yang sebelumnya adalah Rp900 ribu hingga akhirnya kemarin presiden Jokowi meminta penurunan tarif menjadi kisaran 450-550 ribu.

Selisih antara harga tes PCR di Indonesia dan India tersebut pun banyak dikomentari oleh para netizen di Indonesia.

Baca Juga: Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan Hingga Hasilnya Dipercepat: Biaya Tes PCR Berada di Kisaran…

Bahkan ada netizen yang menganggap kondisi masyarakat saat ini sedang susah hingga susah untuk makan dan mempertanyakan uang yang dipakai untuk melakukan tes PCR yang dianggap masih terlalu mahal.

Berikut adalah komentar dari netizen di akun Instagram @ fakta.indo saat memberitahukan berita presiden Jokowi yang telah meminta penurunan harga tes PCR di Indonesia.

“Makan aja susah pak, ngapain jg bayar gopek buat test,” tulis netizen dengan akun Instagram @belagatua.

“Gilaran ketauan mahal. Baru di turun in,” tulis netizen dengan akun Instagram @ucheferdinand.

“Kalau gk ramai gk d turunkan pak,” tulis netizen dengan akun Instagram @rudi_kristiyan.

“Bisa dirubah2 gitu harganya, sbnernya modal alatnya brpa sih,” tulis netizen dengan akun Instagram@ruzly.89.

“Kenapa baru sekarang?," tulis netizen dengan akun Instagram @andiprayitno029.***

Editor: Rezky Putri Harisanti

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden

Tags

Terkini

Terpopuler