Saat Car Free Day, Masyarakat Masih Banyak yang Lupa Jaga Jarak Physical Distancing

- 22 Juni 2020, 10:05 WIB
Suasana Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI Jakarta. - Foto: Tangkapan layar Twitter @g_hanafiah

MEDIA BLITAR - Upaya pencegahan virus corona (COVID-19) rupanya masih belum sepenuhnya dilakukan, terlebih masih banyak masyarakat yang lupa akan protokol kesehatan dengan menjaga jarak atau physical distancing.

Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan dengan menjaga jarak atau physical distancing, sebagai upaya pencegahan Covid-19, dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jakarta kemarin, Minggu 21 Juni 2020.

Dirinya meminta bahwa pelaksanaan CFD di tengah pandemi Covid-19 agar menjadi evaluasi bersama.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi Dua Kali, Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang

“Hari ini kami melakukan pemantauan di beberapa tempat seperti pelaksanaan Car Free Day di Jakarta, masih kita lihat beberapa masyarakat lupa, bahwa physical distancing penting, ini yang kami mohon untuk menjadi evaluasi kita bersama,” ujar Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu 21 Juni 2020.

Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa physical distancing atau menjaga jarak adalah sesuatu yang mutlak harus dilaksanakan, termasuk protokol kesehatan yang lain seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

Selain pelaksanaan CFD di Jakarta, Yuri juga mengungkapkan, bahwa protokol kesehatan physical distancing juga masih belum tertib dilakukan masyarakat, seperti yang terpantau di sejumlah bandar udara (bandara), khususnya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.

Baca Juga: Update Terkini Kasus Positif COVID-19 Dunia 21 Juni 2020, Mencapai Hampir 9 Juta Kasus Positif

"Beberapa bandara udara, Bandar Udara yang akan melaksanakan penerbangan di hari Minggu ini, terutama yang mengarah ke pulau Jawa, kami lakukan pemantauan di Batam, dan di beberapa tempat yang lain, juga demikian. Kita masih melihat, banyak masyarakat yang belum tertib untuk menjaga physical distancing,” ungkap Yuri.

Yuri menambahkan, meski masyarakat telah tertib menggunakan masker, akan tetapi menjaga jarak merupakan rutinitas yang penting dan perlu dilaksanakan, terutama ketika berada di ruang publik.

Halaman:

Editor: Tim Media Blitar

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X